Suara Timur Indonesia Desak Pemerintah Bangun Training Centre di Wilayah Migas Masela

- Editorial Team

Senin, 27 Oktober 2025 - 09:38 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Yayasan Suara Timur Indonesia, Gabriel De Sola. (foto-net)

Ketua Yayasan Suara Timur Indonesia, Gabriel De Sola. (foto-net)

JAKARTA, [Mediatimor.com] – Yayasan Suara Timur Indonesia (STI) meminta pemerintah pusat untuk membangun Training Centre di daerah yang berdekatan dengan migas Masela. Permintaan ini sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat sebagai pemilik wilayah migas dan kebutuhan membuka lapangan pekerjaan bagi anak-anak daerah.

“Kita desak pemerintah segera percepat membuka Training Centre apakah itu di Ambon, Saumlaki atau Maluku Barat Daya sebagai bagian dari menyiapkan SDM untuk bisa siap di area Migas atau kebutuhan lainnya”, kata Ketua Yayasan Suara Timur Indonesia, Gabriel De Sola di Jakarta pada senin (27/10).

Menurut Gabriel, saat ini, Kawasan Selatan Indonesia mulai dari NTT (pulau Flores, Timor, Alor, Maluku (Maluku Barat Daya, KTT, Aru) sampai Merauke telah menjadi sangat strategis dari banyak aspek yang harus pikirkan dan disiapkan pemerintah sebut saja pengelolaan tambang, Migas, Pariwisata perikanan, Perkebunan dan lainnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dirinya memberi contoh misalkan saat ini Ketika pemerintah ingin mengelolah Migas Masela, mestinya Training Centre sudah harus dibangun dalam rangka menyiapkan anak-anak daerah di wilayah Migas. Hal ini agar tidak membuat kecemburuan sosial akibat monopoli tenaga kerja dari tempat lain.

“Banyak kejadian kalau Masyarakat protes akibat mereka tidak dilibatkan dalam kegiatan di daerah mereka, seperti tambang dan lainnya, nah ini harus dihindari sebelumnya. Kita berikan contoh di Maluku Barat Daya itu sampai sekarang belum ada Training Centre ini bukti kalau Langkah pemerintah masih lambat dalam menyiapkan SDMnya”, kata Gabriel Goa saat itu.

Dalam konteks inilah, Yayasan Suara Timur Indonesia mendukung usulan dari berbagai elemen Masyarakat terhadap pemerintah untuk segera membangun Training Centre untuk menjemput banyak peluang investasi di wilayah Selatan Indonesia.

“Kami pihak Yayasan sudah banyak bersuara tentang hal ini, tetapi apakah pemerintah merespon itu atau tidak ya terserah saja, tetapi ini adalah catatan penting dalam rangka mencegah aksi protes bilamana rakyat merasa tidak dilibatkan langsung dalam kegiatan seperti Investasi Migas dan lainnya”, tegasnya.

Berbekal pengalaman dirinya yang telah berkontribusi terhadap banyak Balai Latihan Kerja bertaraf Internasional, menurut Gabriel, saatnya pemerintah memberi ruang partisipasi kepada anak-anak daerah untuk ikut dalam rencana investasi.

“Kami telah mendorong banyak Training Centre dan BLK Internasional dan itu telah berjalan bahkan sukses dalam menyiapkan SDM. Karena itu, khusus untuk peluang Investasi di Kawasan Selatan Indonesia ini penting, maka kami berkepentingan agar anak-anak kita bisa disiapkan keterampilannya untuk ikut dalam bekerja”, jelasnya. (tim-mt01)

 


Eksplorasi konten lain dari mediatimor.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

Aktivis FAHAM Minta Gubernur NTT Intervensi Tuntaskan Sengketa di Perbatasan Matim dan Ngada
Team Taekwondo Pegunungan Bintang Raih 7 medali emas, 3 medali Perak dan 6 medali perunggu
Ini Daftar Usulan DPD RI Calon Daerah Otonom Baru Khusus Papua Pegunungan
Anggota DPR RI Arif Riyanto Uopdana Serahkan Usulan Revitalisasi dan Pembangunan Lanjutan PLTM Oksibil
Hadiri Webinar Harkitnas DPP PIKI: Rektor UKSW Paparkan Strategi Nasionalisme Menuju Indonesia Emas 2045
Kompak Indonesia Desak Polres Merauke Segera Periksa Bunda Paud Provinsi Papua Selatan
DPR RI Siap Dukung Pembentukan DOB di Pegunungan Bintang
Gubernur Malut Basmi Blank Spot Di Halmahera Barat

Berita Terkait

Senin, 27 Oktober 2025 - 09:38 WITA

Suara Timur Indonesia Desak Pemerintah Bangun Training Centre di Wilayah Migas Masela

Senin, 18 Agustus 2025 - 16:50 WITA

Aktivis FAHAM Minta Gubernur NTT Intervensi Tuntaskan Sengketa di Perbatasan Matim dan Ngada

Selasa, 8 Juli 2025 - 02:05 WITA

Team Taekwondo Pegunungan Bintang Raih 7 medali emas, 3 medali Perak dan 6 medali perunggu

Kamis, 3 Juli 2025 - 13:33 WITA

Ini Daftar Usulan DPD RI Calon Daerah Otonom Baru Khusus Papua Pegunungan

Kamis, 3 Juli 2025 - 00:27 WITA

Anggota DPR RI Arif Riyanto Uopdana Serahkan Usulan Revitalisasi dan Pembangunan Lanjutan PLTM Oksibil

Selasa, 10 Juni 2025 - 10:20 WITA

Hadiri Webinar Harkitnas DPP PIKI: Rektor UKSW Paparkan Strategi Nasionalisme Menuju Indonesia Emas 2045

Kamis, 8 Mei 2025 - 21:44 WITA

Kompak Indonesia Desak Polres Merauke Segera Periksa Bunda Paud Provinsi Papua Selatan

Rabu, 30 April 2025 - 12:06 WITA

DPR RI Siap Dukung Pembentukan DOB di Pegunungan Bintang

BERITA LAINNYA

Freni Lutruntuhluy, News Director of OkminTV.com, and Apolo Justino França Da Silva, Trade and Industry Attaché at the Embassy of Timor-Leste in Indonesia.

Internasional

Timor Leste, Negara Kecil Menyimpan Potensi Yang Luar Biasa

Senin, 24 Nov 2025 - 18:59 WITA