[RUTENG] Mediatimor.com – Kasus pencuarian speda pencuri motor di Kabupaten Manggarai, Propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) semakin meningkat. Aksi pencurian ini marak terjadi di Halaman Parkir Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ruteng.
Kali ini, Unit Jatanras Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Manggarai berhasil mengamankan tiga pelaku, Rabu (19/2), pukul 01.00 Wita. Para pelaku ditangkap di depan Hotel Rima, yang berlokasi di Kelurahan Tenda.
Berdasarkan data yang dihimpun media ini, pelaku spesial pencurian motor ini berinisial AMA dan RB yang berasal dari Golo Gonggo Desa Tueng, Kecamatan Kuwus Barat, Kabupaten Manggarai Barat. Sedangkan, TM berasal dari Kecamatan Satar Mese Barat, Kabupaten Manggarai.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kasi Humas Polres Manggarai, I Made Budiarsa menjelaskan bahwa lokus kejadian kasus pencurian speda motor di Halaman Parkir RSUD Ruteng, Sabtu 15 Februari 2025, pukul 02.00 Wita, dengan korban RAM selaku pemilik motor.
“RAM melaporkan kejadian itu di Polres Manggarai” ujar Budi
Atas laporan tersesebut, kata dia, Kanit Jatanras Krisno Ratuloly memimpin tim untuk melakukan penangkapan dan berhasil mengamankan para pelaku beserta satu unit sepeda motor Honda Verza sebagai barang bukti.
Budi mengungkapkan, berdasarkan hasil pengembangan kasus menunjukkan bahwa pelaku menyimpan kendaraan curian lainnya di kos-kosan . Sehingga, polisi berhasil mengamankan barang barang bukti tambahan berupa tiga unit Honda Verza dan satu unit Yamaha Vixion.
“Sementara dari hasil interogasi, pelaku mengakui telah mencuri lima unit sepeda motor Honda Verza sejak Januari 2025. Dua unit di antaranya telah dijual yakni satu unit Honda Verza dijual di Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai seharga Rp. 8.000.000, dan satu unit Honda Revo dijual di Cancar, Kecamatan Ruteng, Kabupaten Manggarai seharga Rp. 5.000.000” ungkap Budi.
Ia menegaskan ketiga pelaku adalah dalang di balik serangkaian kasus pencurian sepeda motor yang meresahkan masyarakat di area parkiran RSUD Ruteng.
Terpisah, Kapolres Manggarai Edwin Saleh mengimbau masyarakat agar selalu waspada dan menggunakan kunci ganda saat memarkir kendaraan di tempat umum guna mencegah kejadian serupa di masa mendatang. (Kons Hona)
Eksplorasi konten lain dari mediatimor.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.











