oleh

Conoras, Kesalahan Polsek Tidore Utara Tidak Bisa Ditolerir 

MEDIATIMOR.COM [TIDORE] – Komitmen Polres Tidore dalam memerangi peredaran minum keras (Miras) hanyalah isapan jempol semata, dipergokinya oknum Kapolsek Tidore Utara meneguk minuman keras (Miras) hingga teler membuat praktisi hukum geram.

Bahkan Ketua Peradi Maluku Utara mengusulkan agar oknum Perwira berangkat Ipda itu dapat ditindak tegas oleh institusi Kepolisian. Kekesalan tersebut disampaikan oleh Muhammad Conoras selepas viral nya pemberitaan yang menyeret nama oknum Perwira berinisial IS tersebut.

Menurutnya, apabila ada oknum Polisi sudah secara terang-terangan menghelat pesta Miras didepan publik, maka tentunya moral anggota Polisi tersebut patut dicurigai dan dipertanyakan.

Apalagi sampai diketahui, rakyat biasa juga diajak tercebur kedalam pesta miras, karena alasan soal itupula, Conoras lantas menegaskan kalau perbuatan yang dipraktekkan oleh oknum tersebut tidak bisa ditolerir, lagian setahu-nya, tidak ada alasan pembenaran bagi oknum polisi yang dengan sengaja melaksanakan pesta minuman keras.

“Satu-satu jalan nasihat paling urgen untuk oknum,  harus diberi sanksi tegas bila perlu membuka atau mencopot dirinya sebagai anggota polisi,” Ungkapnya ketika dihubungi via Seluler, Rabu, (4/05/22)

Conoras mengingatkan, tugas seorang Polisi selain bertindak sebagai penegak hukum, polisi juga sebagai pengawal/ penjaga moral dari seluruh anak bangsa Indonesia, Olehnnya itu, katanya, menjadi seorang Anggota Polisi wajib hukumnya memiliki integritas moral yang bisa diandalkan.

“Polisi berfungsi menjaga, memelihara dan mengayomi seluruh warga dari perilaku-perilaku tidak terpuji termasuk meminum minum keras,”Tandasnya.

Adapun selain itu, dia juga mengatakan, bahwa sebagai warga Tidore berdomisili  di Ternate, dirinya mengecam perbuatan tak senonoh tersebut, apalagi diketahui, Kota Tidore merupakan daerahnya kesultanan yang lebih mengedepankan adat seatoran yakni” adat madoto agama, dan agama madoto kitabbullah.

“Jadi ingat garbang sebuah kejahatan itu adalah minuman keras,” Tutupnya.

Penulis: Rahmat Sangaji

Komentar