oleh

Aryo Adhityo: PMKRI Adalah Kekuatan!

MAUMERE, MediaTimor.com– “Sebagai wadah pembinaan kaum intelektual, PMKRI adalah simpul penting perubahan daerah dan bangsa, yang terus mempertahankan integritas nilai-nilai organisatoris, wadah intelektual-kritis, inklusif serta mampu berkontribusi secara nyata bagi kemajuan Sikka pada khususnya, maupun NTT dan Indonesia pada umumnya.”

Demikian hal itu diungkapkan Oktavianus Aryo Adhityo Hardiningrat, mewakili Anggota Penyatu PMKRI saat memberikan sambutan pada momentum Pelantikan Anggota Baru Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Maumere Santo Thomas Morus Angkatan XXIII yang berlangsung di di Aula Nawa Cita Universitas Nusa Nipa (Unipa) Maumere, Sabtu (30/4/2022).

Merujuk Tema Pelantikan: ‘Aktivis Lokomotif Membangun Negeri’, Aryo Adhityo menerangkan bahwa dengan menjadikan diri sebagai lokomotif perubahan dan pembangunan, maka setiap kader PMKRI Cabang Maumere harus mampu dan siap menjadi pilar penting perubahan secara kolektif-kolegial.

“Pembangunan manusia (memanusia-kan manusia, red), harus menjadi misi utama PMKRI, di samping menjiwai nilai-nilai kekatolikan yang inklusif, berpihak dan bertindak secara nyata dengan kaum marginal, orang-orang miskin, sebagai misi PMKRI mengemban amanat penderitaan rakyat,” terang Adhityo.

Selain menyinggung kondisi sosial-kemasyarakatan; baik untuk konteks Kabupaten Sikka, NTT, dan konteks nasional, Adhityo juga menyinggung situasi politik menjelang Tahun Politik 2024 mendatang.

“Realita politik tidak dapat kita hindari dan kita pungkiri. Meski secara organisatoris ruang gerak kita dibatasi, namun sudah saatnya kita menjadi agen-agen kritis yang memberi pendidikan politik (edukasi) bagi masyarakat agar mengedepankan politik nilai, politik yang beretika, serta politik tanpa manipulasi. Itulah bentuk tanggung jawab moral PMKRI terhadap cita-cita reformasi,” imbuh Adhityo.

Energi Baru untuk Perubahan Sikka

Adhityo mengungkapkan, konteks perubahan Sikka butuh sinergitas dan kolaborasi lintas elemen (stakeholders) yang memiliki integritas, kapasitas dan komitmen sungguh untuk membangun Sikka.

“Sekadar mereview sejarah, sudah 28 tahun PMKRI Maumere hadir di Sikka, dengan 2.191 Anggota (Anggota Penyatu dan Anggota Aktif). Ini simpul energi positif yang membuat kita harus merasa bangga. Kita adalah Kekuatan,” ujar Adhityo.

Ketua DPC Bintang Muda Indonesia (BMI) Kabupaten Sikka itu mengajak segenap warga Perhimpunan untuk tetap merawat nilai-nilai luhur “Tiga Benang Merah PMKRI”, berusaha mengimplementasikan Visi menjadi Misi yang nyata, serta menyatukan energi menuju kebaikan bersama (bonum commune).

“Solidaritas tanpa Soliditas adalah nihil. Saatnya eksistensi PMKRI diuji lewat gerakan dan kontribusi riil untuk kemajuan dan perubahan Sikka. Mari bersama-sama menjadi lokomotif yang turut andil dalam setiap aspek pembangunan. Sikka adalah Kita,” pungkas Adhityo sembari membakar semangat Anggota Baru dengan pekikan Perjuangan PMKRI: “Pro Ecclesia et Patria”

Komentar