oleh

Dugaan Kasus Penipuan, Mabes Polri dan TNI Diminta Ikut Selesaikan Masalah ini

MEDIATIMOR.COM [CIANJUR] – Nama baik Tentara Nasional Indonesia (TNI) akhirnya menjadi sorotan kali ini, lantaran ada oknum yang diduga kuat ikut membackup persoalan yang dialami Kimdevits Markus dan salah satu penguasa Rofic Harianto di Kabupaten Cianjur Jawa Barat terkait kesepakatan penggunaan alat berat antara Kim Markus dan Rofic Haryanto tersebut.

Berdasarkan investigasi media ini di lapangan dan informasi yang diperoleh di Polsek Cilaku, mestinya kasus ini sudah selesai, jika ada niat baik Rofic Haryanto untuk hadir dalam dua kali panggilan kepolisian itu. Hanya saja, Rofic terkesan menghindar dan justru menyuruh orang percayanya untuk ikut terlibat dan berurusan dengan pemanggilan pihak Polsek Cilaku. Dugaan kuat ada keterlibatan 1 orang anggota TNI yang berinisial LD dengan pangkat Serka dan 1 orang oknum Polisi berinisial S berpangkat AKP di Polres Depok untuk melakukan pertemuan dan komunikasi Bersama pihak kepolisian atas pemanggilan Rofic Haryanto tersebut. Akibat keterlibatan dua oknum yang tidak ada kaitannya dengan pelapor dan terlapor tersebut, Kimdevid menduga kuat Polsek dan polres Cianjur di intervensi oleh oknum TNI dan oknum polisi tersebut.

“Rugi miliaran rupiah, pangaduan saya dibungkam dan Kapolres Cianjur terkesan tutup mata dengan masalah ini. Kenapa kapolres tutup mata? Karena saya sudah bersurat tanggal 30 Maret 2022 untuk penarikan masalah di polres ketika saya  mensinyalir Polsek cilku tidak profesional, selain itu saya sudah coba bertemu Kapolres tetpi tidak di terima. Untuk itu saya menilai pihak Polsek dan Polsek di intervensi oleh AKP Suripto dan oknum TNI”, ungkap Kimdevitd melalui pesan WhatsApnya senin (2/05/2022).

Atas dasar keterlibatan dua orang tersebut yang berujung pada masalahnya tak kunjung selesai, Kim meminta atensi Polda Jabar termasuk TNI untuk memeriksa dugaan keterlibatan okmun yang tidak ada kaitannya dengan masalah tersebut.

“Untuk itu saya meminta Polda dan mabes polri ikut mengasistensi pengaduan saya, termasuk TNI, sebab kita menjaga nama baik TNI tetapi jangan sampai oknum lain yang ikut merusak citra TNI dimata masyarakat”, tegas Kim saat itu.

Kanit AKP Edi Dadang Hidayat yang bertugas di Polsek Cilaku sendiri saat media ini melakukan konfirmasi pada minggu lalu mengakatan polisi segera memproses dan memanggil Rofic Haryanto untuk segera menyelesaikan masalahnya dengan Kim Markus atas kesepakatan penggunaan alat berat yang berujung masalah.

Sementara itu, Rofic Haryanto juga telah dikonfirmasi media ini ke nomor telepon yang diberikan pihak kepolisian namun tidak memberi penjelasan dan klarifikasi atas persoalan tersebut. (*)

Komentar