oleh

Sambut Kurikulum Prototipe 2022, Disdikbud dan PT. Erlangga Ende Gelar Workshop

ENDE, MediaTimor.com– Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Ende terus berupaya mengimplementasikan Kurikulum Merdeka (Kurikulum Prototipe, red) sebagai program nasional oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek).

Salah satu terobosan Disdikbud Kabupaten Ende dalam mendukung Kurikulum Prototipe tersebut yakni dengan menjalin kerjasama dengan PT. Erlangga perwakilan Ende, menggelar Workshop Penerapan Kurikulum Prototipe bagi para guru dan pengawas selama dua hari sejak Kamis (24-25/2/2022) bertempat di Aula Disdikbud Kabupaten Ende.

Penguatan SDM Guru Penggerak

Dalam paparannya, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Ende, Mathildis Mensi Tiwe, menegaskan bahwa sasaran kegiatan Workshop itu yakni menyiapkan dan meningkatkan sumber daya para guru dan pengawas, terutama para Guru Penggerak, sehingga mereka dapat menerapkan (mentransfer) Kurikulum Merdeka kepada para peserta didik di masing-masing satuan pendidikan.

“Dalam masa transisi terkait penerapan Kurikulum Merdeka (Prototipe) ini, butuh penguatan sumber daya yang mumpuni agar para Guru Penggerak tidak salah dalam menjabarkan Kurikulum Merdeka kepada para peserta didik. Ini adalah bentuk tanggung jawab moril dalam mencerdaskan anak bangsa,” ungkap Kadis Mensi.

Kadis Mensi mengatakan bahwa meski saat ini masih kekurangan Guru Penggerak (28 Guru Penggerak), namun dirinya tetap optimis penerapan Kurikulum Merdeka dapat berjalan efektif dan efisien sesuai spirit otonomi dan kemerdekaan bagi siswa dan sekolah.

“Tantangan dunia pendidikan memang tidak mudah. Namun tanamkan keyakinan dalam diri kita bahwa setiap tantangan adalah motivasi baru agar kita bisa menjadi lebih baik. Diharapkan agar kegiatan Workshop ini menjadi pegangan pengetahuan dalam mengimplementasikan Kurikulum Merdeka menuju Ende Pintar, Ende Juara dan Ende Berbudaya,” harap Kadis Mensi sembari menyampaikan terima kasih kepada PT. Erlangga perwakilan Ende yang sudah bekerjasama dan mensponsori kegiatan Workshop tersebut.

Dukungan dan Kepedulian

Sementara itu, Kepala PT. Erlangga perwakilan wilayah Ende, Guntur Dian Harmoko, menerangkan bahwa kegiatan Workshop tersebut sebagai bentuk dukungan dan kepdulian terhadap dunia pendidikan termasuk di Kabupaten Ende.

“Kegiatan ini selain wujud kerjasama dengan Disdikbud, juga bentuk dukungan dari PT. Erlangga kepada para guru agar dapat menerapkan Kurikulum Prototipe,” ujar Guntur.

Ia mengaku, PT. Erlangga sendiri menyiapkan narasumber yang berkompeten dalam Workshop tersebut sehingga dapat membantu para guru.

“Kami menyiapkan narasumber yang berkompeten dalam menjelaskan Kurikulum Proyotipe ini sehingga kemudian dalam diterapkan oleh para guru ke masing-masing sekolah. Terima kasih kepada Disdikbud yang mau bekerjasama dengan PT. Erlangga. Diharapkan kerjasama ini terus terjalin ke depan dalam mendukung kemajuan dunia pendidikan kita,” harap Guntur.

Kurikulum Muatan Lokal

Dalam arahannya sebagai closing statement, Bupati Ende, H. Djafar Achmad mendukung upaya-upaya Disdikbud guna menyesuaikan kebijakan nasional Kemendikbud selama masa pemulihan pembelajaran akibat Pandemi Covid-19.

Bupati Djafar melalui Peraturan Bupati Nomor 4 Tahun 2022 mengharapkan agar pada Tahun Ajaran Baru 2022/2023, dapat diterapkan kurikulum muatan lokal wisata sejarah nilai- nilai Pancasila dalam wawasan kebangsaan.

“Kurikulum Muatan Lokal sangat penting dalam membentuk karakter, nilai-nilai Pancasila dan wawasan kebangsaan kepada para peserta didik sesuai semangat Ende Pintar, Ende Juara, dan Ende Berbudaya,” kata Bupati Djafar.

Bupati Djafar mengingatkan agar dengan diterbitkannya Surat Edaran Bupati Ende Nomor: BU.420/PK.01/215/II/2022, yang memerintahkan Kepala Satuan Pendidikan Melakukan penghentian pembelajaran tatap muka terbatas, diharapkan dapat dilanjutkan dengan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) atau Dalam Jaringan (Daring).

“Dengan penghentian sementara pembelajaran tatap muka terbatas, diharapkan tidak menyurutkan inovasi di bidang pendidikan dengan tetap menyesuaikan pola pembelajaran secara Daring, memanfaatkan teknologi yang ada. Mari bersama-sama berjuang mewujudkan Ende Pintar, Ende Juara dan Ende Berbudaya,” ajak Bupati Djafar.

Komentar