oleh

Musrenbang Tingkat Kecamatan Wolowaru Akomodir 60 Usulan untuk RKPD tahun 2023

ENDE, MediaTimor.com– Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Perangkat Daerah (RKPD) tingkat Kecamatan Wolowaru Tahun 2022 dalam rangka penyusunan RKPD tahun 2023, resmi digelar di Aula Kecamatan Wolowaru, Jumat (18/2/2022).

Kegiatan musyawarah yang melibatkan segenap Kepala Desa dan Lurah tingkat Kecamatan Wolowaru, Kabupaten Ende itu mengangkat Tema: “Optimalisasi Petumbuhan Ekononomi Berbasis Potensi Unggulan Didukung dengan Penyediaan Infrastruktur Perekonomian Daerah.”

Dalam arahan singkatnya, Camat Wolowaru, Muzakir Liga, mengatakan bahwa kegiatan Musrenbang tingkat Kecamatan tersebut merupakan integrasi lanjutan usulan setiap Desa dan Kelurahan yang telah disepakati di tingkat Desa/Kelurahan (MusrenbangDes/MusrenbangKel).

“Tentu setiap Desa dan Keluraham mengajukan usulan sesuai dengan tingkat kebutuhan dan skala prioritas. Kami mencatat, setidaknya ada 60 usulan dari 69 usulan, yang diakomodir dari 12 Desa dan 1 Kelurahan,” ujar Camat Muzakir.

Camat Muzakir berharap, Forum Musrenbang tingkat Kecamatan Wolowaru dapat berjalan secara demokratis, sehingga dapat menghasilkan rekomendasi akhir yang merepresentasi usulan dan aspirasi setiap Desa dan Kelurahan dalam penyusunan RKPD tahun 2023 mendatang.

Kawal Usulan dan Aspirasi

Dalam pengantarnya, Anggota DPRD Ende Dapil IV, Mahmud Bento Djegha, mengatakan bahwa sebagai penyambung aspirasi masyarakat, ia berkomitmen untuk ikut mengawal usulan dan aspirasi masyarakat.

“Pada prinsipnya, sesuai fungsi pengawasan legislatif, kami terus berjuang mengawal usulan masyarakat yang sudah terakomodir di tingkat Kecamatan melalui Hasil Musrenbangcam ini, sehingga dapat diakomodir dalam RKPD 2023 dan dapat ditindaklanjuti sesuai skala prioritas dan postur anggaran daerah,” ujar Politisi Demokrat dan Anggota Komisi III DPRD Ende ini.

Senada dengan Bento, Anggota DPRD Ende dari Partai PAN, Fadlin Delly menegaskan bahwa setiap usulan tentu akan disesuaikan dengan postur anggaran, baik yang bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU) maupun Dana Alokasi Khusus (DAK).

“Harus diakui bahwa situasi Pandemi Covid-19 membuat kebijakan anggaran daerah ikut berubah, dengan skala prioritas pada upaya pencegahan dan penanganan Covid-19. Artinya, kita harus realistis dengan situasi yang ada, termasuk kebijakan anggaran daerah yang cenderung berubah dengan kebijakan refocusing,” ujar Fadlin yang juga berkomitmen memperjuang aspirasi dan usulan masyarakat sesuai skal prioritas kebutuhan.

Skala Prioritas RKPD 2023

Sementara itu, Kepada Bidang III Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Ende, Ibu Sarah menjelaskan bahwa Smsubstansi Musrenbang yakni integrasi usulan masyarakat dengan skala prioritas pembangunan daerah.

Ibu Sarah memaparkan Skala Prioritas RKPD 2023 mengacu pada 12 Program Pembangunan daerah (Propeda), yakni: Ende Pintar, Ende Juara, Ende Berbudaya; ;Ende sehat; sektor Pariwisata; Infrastruktur Dasar; sektor investasi; sektor dominan; masalah penggangguran; inflasi daerah; sektor Pelayanan publik; serta masalah sosial.

“Estimasi anggaran 2023 tidak jauh berbeda dengan 2022. Masalah Covid-19 tentu masih menjadi pertimbangan kebijakan termasuk refocusing anggaran,” ujar Ibu Sarah sambil menyebut PAD Ende hanya 6,3%, sisanya berharap transfer dana dari Pusat.

Dalam sesi pemaparan usulan dan pembahasan bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, Forum Musrenbangcam menetapkan rekomendasi akhir Hasil Musrenbang tingkat Kecamatan Wolowaru, dalam beberapa poin resume untuk selanjutnya dibahas dalam Musrenbang tingkat Kabupaten.

Adapun rangkuman 60 usulan mencakup; Usulan modal usaha dan industri kecil/tenun ikat (Disperindag); Usulan fasilitas dan alat-alat olahraga (Dinas PPO); Usulan layanan mobile dokumen Adminduk dan fasilitasi penyusunan Profil Desa (Disdukcapil); Usulan Alkes (Dinkes); Usulan akses jalan ke Tiwu Kea (Dinas Pariwisata); Usulan normalisasi, drainase, TPT, infrastruktur jalan, (Dinas PU); Usulan pengadaan Laboratorium, Rehabilitasi ruang kelas dan ruang Kepsek dan Guru (Dinas P dan K).

Selain itu, terdapat juga usulan Pembentukan Kampung KB (Dinas DKP dan KB); Usulan bantuan Saprodi (Dinas Pertanian); Usulan pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (Dinas Perumahan Rakyat); Usulan pemberdayaan kesejahteraan masyarakat (Dinas Sosial); Usulan Pelatihan dan penguatan SDM Perangkat Desa (Dinas DPMD); Usulan Rehabilitasi dan penyediaan lapangan kerja (Dinas Transnaker); serta Usulan Linmas (Satuan Polisi Pamog Praja).

Forum Musrenbang tingkat Kecamatan Wolowaru ditutup dengan penandatanganan Berita Acara dan penentuan delegasi MusrenbangKab oleh Camat Wolowaru.

Hadir dalam Kegiatan Musrenbangcam tersebut yakni Lintas OPD Kabupaten Ende, BAPPEDA, Anggota DPRD Kabupaten Ende, Camat, Lurah, Polsek Wolowaru, Koramil Wolowaru, Para Kepala Desa serta para Perangkat Desa.

Komentar