oleh

Nekat! Gunakan Mobil Avanza, Pelaku Pencurian Ternak Diringkus Polsek Lio Timur

ENDE, MediaTimor.com– Tidak biasanya, mobil jenis Avanza yang biasanya digunakan untuk mengangkut penumpang, malah digunakan sebagai sarana melancarkan aksi kejahatan jenis pencurian.

Hal itu dilakukan oleh tiga orang pelaku pencurian ternak (babi) milik warga yang tinggal di Kompleks Pasar Wolowaru, Kelurahan Bokasape, Kecamatan Wolowaru, Kabupaten Ende, Minggu (30/1/2022) malam Wita.

Meski berniat menyembunyikan kejahatan, ketiga pelaku berhasil diringkus oleh Kepolisian Sektor (Polsek) Lio Timur.

Kronologi Kejadian

Menurut penuturan korban (YL) kepada media ini, Selasa (1/2/2022), kejadian itu bermula ketika pada Minggu (30/1/2022) malam sekitar pukul 24.30 Wita, sang isteri mendengar suara babi yang diikat di depan rumah mereka dan membangunkan suaminya.

Awalnya, sang suami (YL) keberatan karena tidak ada firasat buruk. Beberapa saat kemudian, sang isteri kembali meminta YL untuk melihat babi mereka, karena babi yang tadinya bersuara keras, tiba-tiba diam. Ternyata babi yang diikat sudah tidak ada.

Melihat hal itu, YL berinisiatif mengajak adiknya untuk mengejar pelaku pencurian, karena waktu kejadian belum berselang lama. Keduanya lantas mengejar pelaku pencurian, namun hanya sampai di Ledesu’a.

Tak hilang akal, YL kemudian menghubungi Wakapolsek Lio Timur dan meminta bantuan agar melakukan operasi darurat terhadap setiap kendaraan yang lewat, sembari menjelaskan kronologi kejadian.

Tidak berselang lama, YL mendapat informasi dari Polsek Lio Timur bahwa ada beberapa kendaraan yang digeledah, termasuk dua mobil box. Sesaat kemudian, muncul mobil jenis Avanza putih yang hendak berhenti karena melihat palang portal di depan Polsek Lio Timur.

Polsek Lio Timur lantas memeriksa mobil Avanza tujuan Maumere tersebut. Awalnya, Polisi tidak menaruh rasa curiga karena semua kaca mobil ditutup. Polisi lalu menggeledah bagian belakang mobil.

Polisi lalu mendengar suara babi yang ditengarai sebagai hasil curian itu. Polisi pun lantas menahan ketiga orang pelaku pencurian beserta barang bukti berupa satu unit mobil jenis Avanza putih dengan Nopol Polisi W 1851 NL, satu ekor babi betina, juga sebilah parang yang ada dalam mobil.

Polsek Lio Timur kemudian mengkonfirmasi Polsek Wolowaru guna mendalami kasus pencurian tersebut dan menindaklanjuti proses hukum selanjutnya.

Saat berita ini diturunkan, ketiga pelaku pencurian yang mengaku berasal dari Maumere, Kabupaten Sikka itu, kini sedang ditahan di Mapolsek Wolowaru beserta barang bukti.

Sesuai Pasal 632 Kitan Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP), pelaku diancam dengan hukuman penjara maksimal lima tahun penjara.

Komentar