oleh

Pengurus Pusat Pemuda Katolik Masa Bhakti 2021-2024 Resmi Dikukuhkan

JAKARTA, MediaTimor.com– Pengurus Pusat Pemuda Katolik masa bhakti 2021-2024, resmi dikukuhkan melalui acara Pelantikan pada Senin (10/12022).

Acara Pelantikan yang diselenggarakan di Hotel Swiss-Belinn Kemayoran Jakarta ini mengusung tema “Akselerasi Gerakan Pemuda Katolik Memasuki Tahun Toleransi dan Tantangan Pemulihan Ekonomi Nasional.”

Dalam sambutannya, Ketua Pengurus Pusat Pemuda Katolik masa bhakti 2021-2024, Stefanus Asat Gusma, mengatakan bahwa Pemuda Katolik mendukung gerakan moderasi beragama yang diusung Kementerian Agama.

“Tahun ini kita memasuki tahun toleransi. Di tengah pendemi, masih ada saja orang-orang atau kelompok-kelompok yang menggunakan sosial media/platform digital untuk melakukan ujaran kebencian, menghasut, memprovokasi yang tujuannya memecah-belah persatuan. Di saat kita sedang berjuang untuk keluar dari pandemi, kita masih harus berhadapan dengan gerakan-gerakan intoleransi, maka kita mendukung gerakan moderasi beragama yang diusung oleh Kementerian Agama,” ungkap Gusma.

Sementara itu, Ketua Panitia, Melkianus Da Costa Pires, meminta agar Pengurus yang dilantik dapat menjalankan amanah keorganisasian sesuai semangat “Untuk Gereja dan Tanah Air (Pro Ecclesia et Patria), dengan semangat respect, reborn, dan growth further.

Sinergitas dan Kolaborasi

Sementara, Pelaksana tugas (Plt.) Dirjen Bimas Katolik Kemenag, AM Adiyarto Suardjono, menyampaikan sambutan oleh Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas yang berhalangan hadir.

“Pemuda katolik tidak bisa dipisahkan dari sejarah perjuangan bangsa sebelum dan sesudah kemerdekaan. Pemuda Katolik telah memberi warna dan corak tersendiri. Saya minta agar sinergitas dan kolaborasi yang telah dijalankan, terus dipertahankan dan ditingkatkan dalam menegakkan empat pilar kebangsaan: Pancasila, Bhineka Tunggal Ika, NKRI, dan UUD 1945,” kata Menag melalui Suardjono.

“Peran pemuda, berdiri di garda terdepan. Masalah negara saat ini adalah ekonomi, pandemi, serta kerukunan beragama yang dinamis. Maka moderasi beragama menjadi program strategis nasional,” tandas Menag.

Hadir dalam acar Pelantik; Mgr. Ignatius Suharyo (Uskup Agung Jakarta) yang juga Ketua KWI, AM Adiyarto Suardjono (Plt Dirjen Bimas Katolik Kementeri Agama), Erick Tohir (Menteri BUMN), Riza Ramli (Pengamat Ekonomi), perwakilan Ormas Islam, Ketua KNPI, para Pengurus Pemuda Katolik serta tamu-undangan.

Komentar