oleh

Gelar NATARU Lingkup TNI-Polri Ende, Romo Roni Neto Wuli: TNI-POLRI adalah Providetia Dei bagi NKRI

ENDE, MediaTimor.com– Bagi umat Katolik, perayaan Ekatisti (misa, red) merupakan perayaan Persekutuan, perayaan Persatuan umat beriman.

Sebagai bentuk syukur atas peristiwa iman melalui Hari Raya Natal dan Tahun Baru, umat Katolik TNI-POLRI (Polres Ende), Kodim 1602 Ende, Brimob Ende, Kompi Senapan C 743/PSY Ende, dan Subdenpom IX/1-1 Ende, menggelar
Misa Jumat Pertama (Jumper) sekaligus merayakan, bertempat di Aula Pondok Bina Olangari, jalan Melati Nomor 22 Ende, Flores NTT, Jumat (7/1/2022).

Perayaan Ekaristi Kudus dipimpin oleh RD. Rofinus Neto Wuli dari Pastoral TNI-POLRI Keuskupan Agung Ende, dengan mengambil Tema dari Tema Natal Nasional tahun ini: “Cinta Kasih Kristus yang Menggerakkan Persaudaraan” (1 Ptr 1:22).

Turut memberikan Pesan Nataru Kapolres Ende, AKBP Albertus Andreana, S.Ik, dan Kapten Inf Yus Kasmir Tomo Tani dari Kodim 1602 Ende.

Perayaan yang dipimpin RD. Rofinus Neto Wuli dari Pastoral TNI-POLRI Keuskupan Agung Ende ini mengambil tema dari Tema Natal Nasional tahun ini “Cinta Kasih Kristus yang Menggerakkan Persaudaraan” (1Ptr 1:22).

Dalam Kotbahnya, Romo Roni Neto Wuli menekankan bahwa Tema Nataru 2021 harus menjadi spirit pelayanan TNI-Polri ke tengah masyarakat yang harus dilandasi oleh Cinta Kasih dan Persaudaraan.

“TNI-Polri adalah Providentia Dei (penyelenggaraan Ilahi); orang-orang Pilihan, yang dipanggil dan diutus ke tengah dunia (masyarakat) untuk memberi kesaksian tentang kebenaran, cinta dan semangat belarasa bagi bangsa dan Negara Kesatuan Rapublik Indonesia (NKRI),” kata Romo Roni.

Rohaniwan Katolik ini juga menyinggung pesan Kapolri, Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo yakni agar dalam semangat presisi, terus gencar “karantina omicron” Covid-19 untuk mencegah dampak-dampak lanjutan dari bahaya pandemi yang masih terus berkembang.

“Butuh semangat persaudaraan sejati untuk mencegah dan mengatasi bahaya pandemi Covid-19. Kasih dan Persaudaraan harus nyata dalam tindakan belarasa, mewartakan keadilan dan membawa sukacita,” kata Romo Roni.

Romo Roni mengajak agar situasi pandemi Covid-19 menyadarkan semua elemen sebagai saudara/i sesama anak bangsa di Bumi Nusantara untuk terus memupuk persaudaraan dan persatuan di tengah kemajemukan bangsa yang ber-Bhineka Tunggal Ika.

“Perayaan Nataru harus bisa memupuk semangat pewartaan dan kolaboratif (kerjasama). Cinta Kasih Kristus harus senantiasa menjadi sumber utama yang menggerakkan persaudaraan kita. Sebagai umat dan warga Negara, mari kita bersama-sama merawat spirit “Menjadi 100% Katolik-100% Indonesia. Kata-kata Mengajar, Tindakan Mengikuti,” ajak Romo Roni.

Persaudaraan dalam Perbedaan

Sementara itu, dalam pesan Nataru 2021, Kapolres Ende AKBP Albertus Andreana, S.Ik, mengatakan bahwa dalam konteks Indonesia yang majemuk dan bhineka, semangat persaudaraan dan persatuan harus menjiwai setiap anak bangsa.

“Moment hari ini adalah wujud nyata dari bagaimana merajut persaudaraan dan persatuan. Ini juga sebagai bagian dari bina rohani dan mental (binrohtal) bagi TNI-POLRI agar semakin optimal dalam melayani masyarakat,” kata Kapolres Albertus.

Kapolres Albertus, dalam kesaksian imannya, mengungkapkan bahwa perjalanan hidupnya diwarnai dengan tantangan dan kegagalan, namun ia tidak putus asa dan percaya pada kehendak Tuhan.

“Tuhan selalu membuka jalan asal kita tidak pernah putus asa, berani bangkit setelah gagal dan jatuh, serta mau membuka diri terhadap Tuhan dan sesama. Semoga kegiatan ini terus dilanjutkan ke depan,” harap Kapolres.

Kapolres Albertus juga menyinggung “budaya pesta” di balik acara-acara rohani (permandian, sambut baru, nikah, dll) agar perlu diminimalisir.

“Prinsipnya, kita jangan membenarkan yang biasa, namun harus mulai membiasakan yang benar untuk menciptakan kebaikan bersama,” katanya.

Sementara Kapten Inf Yus Kasmir Tomo Tani dari Kodim 1602 Ende, mengangkat pesan Paus Fransiskus sebagai inspirasi dalam pesan Natatu yang disampaikan.

“Dalam semangat Natal dan Tahun Baru, kita semua diajak untuk menjadi manusia bahagia, terutama kebahagiaan batiniah (rohani). Ini juga bagian dari Bina Mental Rohani Agama Katolik (Bintal Rokat) setiap Jumat Pertama dalam Bulan, gayung bersambut dengan Polres Ende,” kata Kapten Inf Yus.

Perayaan Jumper dan Nataru TNI-POLRI Ende dimeriahkan oleh Koor dari Polres Ende dan ASN di lingkup Polres Ende.

Di sela-sela acara itu, Romo Roni Neto Wuli juga berkesempatan memberikan hadiah Buku Karyanya kepada Kapolres Ende, Kapten Inf Yus dari Kodim 1602, juga beberapa anggota TNI dan Polres Ende.

Semua acara tetap menerapkan Protokol Kesehatan Covid-19 secara ketat.

Adapun tanggungan Liturgi pada Jumper berikut yakni dari Kodim 1602 dan Kompi Senapan C 743/PSY Ende.

Komentar