oleh

Dukung Peningkatan Layanan Birokrasi di Ngada, KOMPAK Indonesia Minta Bupati Segera Melantik Para Kadis

NGADA, MediaTimor.com– Pelayanan birokasi melalui sinergitas antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD), sangat menentukan kemajuan suatu daerah serta merealisasi program pembangunan yang menyasar pada kepentingan masyarakat.

Kabupaten Ngada merupakan salah satu daerah potensial di wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT); baik dari sektor pertanian, peternakan, kelautan, maupun sektor pariwisata.

Program Tani, Ternak, Nelayan dan Pariwisata (Tante Nela Paris) merupakan spirit pembangunan Ngada yang diusung Bupati Andreas Paru dan Wakil Bupati Raymundus Bena (Paket AP-RB) lima tahun ke depan.

Meski demikian, kinerja Birokrasi perlu didukung oleh sinergitas lintas OPD melalui peran aktif dari para Kepala Dinas (Kadis).

“Lambannya pelantikan para Kadis di Kabupaten Ngada sangat berdampak pada kinerja Birokrat di Ngada dalam merealisasikan Program Tante Nela Paris,” singgung Ketua Koalisi Masyarakat Pemberantasan Korupsi (KOMPAK) Indonesia, Gabriel De Sola, dalam rilis kepada media ini, Kamis (30/12/2021).

Sebagai Putera Ngada yang merasa terpanggil untuk mendukung kemajuan Ngada, Gabriel mengingatkan Bupati dan Wakil Bupati Ngada untuk segera melantik para Kadis di lingkup pemerintahan Kabupaten Ngada.

Gabriel berharap agar para Kadis yang akan dilantik dapat bekerja keras untuk membangun Ngada dengan merealisasikan Program Strategis Nasional dan Daerah baik Provinsi maupun Program Tante Nela Paris untuk konteks Ngada.

Guna mewujudnyatakan Program Tante Nela Paris, kata Gabriel, Bupati dan Wakil Bupati Ngada harus berupaya merealisasikan kolaborasi Pentahelix; yakni unsur Pemerintah, Akademisi, Masyarakat, CSO dan Pers.

“Hal yang penting yakni kewenangan Anggaran Daerah, agar Pemkab Ngada tidak mengabaikan praktek Korupsi berjamaah, Kolusi dan Nepotisme dalam merampok Hak-Hak Ekosob seperti di daerah lain tetapi setia dan taat pada kearifan lokal Ngada,” sentil Gabriel Goa.

Komentar