oleh

Menkominfo Ajak Gemakan Presidensi G20 Indonesia Sebagai Wahana Promosi Indonesia

JAKARTA, MediaTimor.com– Sejak 1 Desember 2021, Republik Indonesia memegang mandat Presidensi G20 selama setahun ke depan.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan sukses Keketuaan Indonesia dalam G20 ditandai dengan penyelenggaraan G20 Summit dan substansi.

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Johnny G. Plate mengajak operator telekomunikasi dan lembaga penyiaran untuk memperkuat penyebarluasan informasi Presidensi G20 Indonesia ke seluruh penjuru tanah air.

Menkominfo menyatakan, penyelenggaraan Presidensi G20 Indonesia juga menjadi wahana mempromosikan Indonesia melalui kegiatan besar lain yang berlangsung.

Menteri Johnny mencontohkan penyelenggaraan Super Bike dan Moto GP, atau event sejenis. Oleh karena itu, Menkominfo mengharapkan masyarakat dan dunia usaha bisa terlibat aktif dan memadukan semangat.

“Sekarang kita mau industri telekomunikasi, industri penyiaran dan media memiliki semangat menjadi satu kekuatan yang besar. Kalau masyarakat tidak ikut, dunia enggak tahu yang mau kita buat, (bagaimana) bisa kita loncat? Ini menjadi satu paketnya sebetulnya, bagaimana mempromosikan Indonesia,” paparnya.

Menurut Menteri Johnny, kesuksesan yang menggema dapat diukur dari hasil penyelenggaraan beberapa kegiatan nasional. Menkominfo menyontohkan Peringatan 17 Agustus yang penyelenggaraannya menggema di seluruh wilayah Indonesia.

“Begitu kita laksanakan kegiatan 17 Agustus, semua rakyat merasa mengambil bagian di dalamnya. Jadi, bagaimana kita juga harus membuat Presidensi G20 Indonesia bisa seperti itu. Saya belum lihat bendera-bendera G20. Kalau 17 Agustus itu kan jelas, di pagar-pagar rumah, setiap kantor, bahkan bahkan masuk gang-gang (di kampung dan perumahan),” jelasnya.

Menteri Johnny juga menyatakan gema pelaksanaan Peringatan 17 Agustus tampak dalam Gapura Dirgahayu Indonesia yang sudah muncul sebagai gerakan masyarakat terlihat.

“Namun, yang G20 belum. Bagaimana menyampaikan pada masyarakat kita dan kepada dunia supaya ada hal yang khusus dari Indonesia,” tandasnya.

Menkominfo mengingatkan dalam Presidensi G20 Indonesia akan ada pula forum yang melibatkan pengambil keputusan dari perusahaan dan melibatkan industri di Indonesia.

Oleh karena itu, Menkominfo menyatakan Pemerintah bersama operator telekomunikasi dan lembaga penyiaran perlu membangun kerja sama untuk kepentingan Indonesia di semua aspek.

“Butuh kerjasama dari aspek teknologi, pembiayaan, dan aspek apa saja termasuk tentu saja aspek digital. Kita mau bikin sukses penyelenggaraan ini tentu ada tujuannya. Karena nanti yang akan rapat adalah leader pengambil keputusan di perusahaan, sehingga kita juga ingin tunjukkan kepada mereka bahwa ada peluang, ada kesiapan dan ada harapan dari Indonesia,” tegasnya.

Dalam acara itu, Menteri Johnny didampingi Sekretaris Jenderal Kementerian Kominfo, Mira Tayyiba; Inspektur Jenderal Doddy Setiadi, Dirjen SDPPI, Ismail; Dirjen Aptika, Semuel A. Pangerapan; Dirjen IKP, Usman Kansong; dan Direktur Utama BAKTI, Anang Latif.

Hadir pula Sekretaris Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Pos dan Informatika Kementerian Kominfo, Wayan Toni Supriyanto;  Direktur Telekomunikasi Ditjen PPI, Aju Widyasari; Direktur Pengendalian Pos dan Informatika Ditjen PPI, Dwi Handoko; Direktur Penyiaran Ditjen PPI, Geryantika Kurnia; Direktur Penataan Sumber Daya Ditjen SDPPI, Denny Setiawan; serta Direktur Pengendalian Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika Ditjen SDPPI, Sabirin Mochtar.

Perwakilan operator telekomunikasi, hadir Direktur Utama PT Telkom Indonesia Tbk, Ririek Adriansyah; Direktur Utama PT Telekomunikasi Selular, Hendri Mulya Syam; Direktur Utama PT XL Axiata Tbk, Dian Siswarini; Direktur Utama PT Indosat Tbk, Ahmad Abdulaziz A A Al-Neama, wakil Direktur Utama PT Hutchison 3 Indonesia, Danny Buldansyah; Direktur Utama PT Smart Telecom, Galumbang Menak; dan Direktur Utama PT Smartfren Telecom Tbk, Merza Fachys.

Perwakilan lembaga penyiaran hadir Direktur Utama LPP TVRI Iman Brotoseno; Chief Executive Officer Grup Metro, Chief Executive Officer Grup Trans, Chief Executive Officer Grup MNC, Chief Executive Officer Grup Emtek, Chief Executive Officer Grup Viva, dan Chief Executive Officer Grup Kompas.

Komentar