oleh

Padma Indonesia Nyatakan Siap Bela Roshni dan Anaknya

JAKARTA, MEDIATIMOR.COM – Lembaga Hukum dan HAM Pelayanan Advokasi untuk Keadilan dan Perdamaian Indonesia (Padma Indonesia) menyatakan siap membela kasus hak asuh anak yang dialami Roshni Lachiram Parvani Sadhwani, dan suaminya Prithvi Suresh Vaswani.

Gabriel Goa, selaku Ketua Dewan Pembina Padma Indonesia menyampaikan pesan ini kepada redaksi mediatimor.com pada kamis (25/11), usai perbincangannya bersa pengacara Elza Syarief sebagai kuasa hukum Roshni di dalam kasus ini.

“Kami dari Lembaga Hukum dan Ham PADMA INDONESIA (Pelayanan Advokasi untuk Keadilan dan Perdamaian Indonesia) menyatakan, pertama, sangat mendukung pembelaan Ibu Elza Syarief kepada Korban  perempuan dan kedua anaknya dibawah umur yang wajib dilindungi Harkat dan Martabat mereka. Kedua, bentuk solidaritas yang akan kami lakukan adalah Aksi Solidaritas Kemanusian ke Kejaksaan Tinggi dan Dirjen Imigrasi, Kementerian Hukum dan Ham serta Kejaksaan Agung”, ungkap Gabriel dalam pesan itu.

Point Ketiga, menurut Gabriel, akan melakukan Lobi dan minta perlindungan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, LPSK, Komnas Perempuan dan Komisi Perlindungan Anak Indonesia dan mengajak solidaritas Wartawan Sahabat Anak Indonesia, Perempaun Berhadapan Hukum untuk menyuarakan kepada publik nasional dan internasional membela Perempuan dan anak berhadapan hukum yang tidak adil.

“If you want Peace, work for Justice”, Gabriel Goa, Ketua Dewan Pembina Lembaga Hukum dan Ham PADMA INDONESIA.

Gabriel Goa juga menjelaskan, pesan langsung dari Pengacara Roshni, Elza Syarief kepada Padma Indonesia untuk mendukung langkah yang akan dilakukan kedepannya.

“Saya sebagai kuasa hukum dari Roshni, memohon kepada bapak dan kawan-kawan, di Padma Indonesia sebagai pembela hukum dan HAM, agar memberikan bantuan melakukan upaya hukum kepada kejaksaan tinggi DKI Jakarta dan Jaksa Agung RI atas kasus ini”, kata Gabriel melanjutkan pesan Elza Syarief.

Menurut Gabriel, bantuan Padma Indonesia yang diberikan keapda Roshni ini semata karena hal kemanusiaan, dimana ada seorang ibu dan anaknya yang harus diperlakukan adil dalam hukum oleh negara ini karena anak mereka masih dibawah umur dan harus mendapat kasih sayang seorang ibu. Padma Indonesia melihat soal kemanusiaan dan karena ada anak dibawah umur dalam persoalan hukum yang perlu di lindungi oleh negara.

Ia menambahkan, menteri hukum dan HAM cq Imigrasi agar KITAP milik Roshni harus di perpanjang dengan ganti sponsor ibunya yang adalah sebagai Warga Negara Indonesia tanpa harus roshni meninggalkan Indonesia. Kemudian, Mahkamah agung RI juga harus bertindak atas majelis Hakim Agung dan Majelis hakim tinggi yang di duga kuat telah melanggar hukum atas putusannya.

Sementara itu, Menurut Elza Syarief sebagai kuasa hukum Roshni kepada mediatimor.com melalui pesannya di WhatAp kamis (25/11), meminta perhatian dari Menteri PPPA karena persoalan ini tentang ibu dan anak, dimana semua orang akan memberi perhatian terkait kasus-kasus yang melibatkan ibu dan anak dibawah umur.

Elza Syarief juga menyebut, jika hasil putusan yang merugikan kliennya itu diperoleh melalui situs website, sehingga pernyataan-pernyataan yang keluar ke media berdasar pada hasil putusan yang terbaca oleh publik melalui situs resmi tersebut. (*)

Komentar