oleh

Harus Jadikan Momen Bersejarah Untuk Sosok Piter Kalakmabin

JAKARTA, MEDIATIMOR.COM – Kisah Perjalanan Piter Kalakmabin menyiapkan SDM di bidang sepak bola, rupanya harus menjadi atensi tersendiri para pejabat negara, tidak saja pemda pegunungan Bintang, melainkan PSSI, Menpora, dan KONI untuk mengenang pribadi Piter Kalakmabin sebagai putera emas yang meninggalkan spirit luar biasa bagi generasi selanjutnya.

Menurut Ganriel Goa, selaku Staf Khusus Bupati Pegunungan Bintang, kepada mediatimor.com di Jakarta sabtu (13/11) mengatakan, Sepakbola saat ini bukan lagi sekedar hiburan tapi juga bagian dari investasi Internasional, sehingga turnamen sepak bola memperebutkan piala Piter Kalakmabin penting dilakukan selain sebagai tanda mengenang dirinya sebagai putera emas yang terus mendorong bidang sepak bola, tetapi sekaligus menjadi investasi SDM sepakbola Pegunungan Bintang kedepan lebih baik.

Almarhum (kiri) Piter Kalakmabin dan Bupati Pegunungan Bintang, Spei Yan Bidana)

“Saya masih ingat keinginan sekaligus cita-citanya Bapak Piter Kalakmabin yang mau mempersiapkan anak-anak Pegunungan Bintang baik laki maupun perempuan di bidang sepakbola. Almarhum juga tak kenal lelah berkorban untuk menyukseskan PON XX Papua menjadi Ketua Panitia Pertandingan Sepakbola Putri. Untuk mengenang jasa-jasanya itu, dan sebelum menjelang Allah Bapa di Surga menjemput beliau, masih bermain bola bersama anak-anak asuhannya. Ini kisah yang luar biasa”, begitu kata Gabriel Goa.

Menurutnya, Investasi SDM pemain-pemain bola  dunia yang berbakat dan berprestasi pasti diincar club-club sepak bola profesional dunia seperti Eropa yakni Liga Inggris, Liga Spanyol, Liga Italia, Bundesliga Jerman, Liga Perancis, Liga Belanda, Liga Afrika, Liga Jepang, Liga Amerika Latin, Liga China, Liga Korsel dan Liga Asia.

Ia menyebut, yang terlibat investasi bisnis di cabang olahraga ini ada perusahaan kaos dan sepatu seperti Adidas, Nice, Puma dan merk sport terkenal lainnya. Selain itu ada juga perusahaan penerbangan, Bank, minuman, arloji terkenal dan perusahaan-perusahaan brand dunia lainnya. Bagaimana dengan investasi di bidang sepakbola di Indonesia khususnya Papua terutama di Pegunungan Bintang.

“Dasar itulah, dan untuk mengenang kisah perjalanan bapak Piter, perlu di dorong adanya turnamen itu sebagai tanda mengingat beliau tetapi kita siapkan SDM untuk kedepannya di Pegunungan Bintang”, ungkapnya.

Dirinya menyebut, bibit-bibit pemain dari Timur Indonesia perlu dipersiapkan agar bisa tembus di club nasional maupun dunia seperti Ruly Nere, Adolf Kabo, Ronny Patinasarany, Sinyo Aliando, Pele, Maradona, Gabriel Batitusta dan Ronaldo.

“Momentum ini harus didukung Menpora, KONI dan PSSI untuk mengenang beliau dengan pertama, menyelenggarakan pertandingan sepakbola di Pegunungan Bintang memperebutkan Piala Piter Kalakmabin Memorial Cup setiap tahun jelang peringatan ulang tahun Pegunungan Bintang. Kedua, membuka Sekolah Sepakbola Piter Kalakmabin untuk mempersiapkan bibit-bibit unggul pemain bola sejak usia dini untuk ke depan bisa masuk di liga nasional dan liga internasional dan Ketiga, membangun Stadion Olahraga Internasional Okmin Papua di Batom wilayah perbatasan daerah terdepan Indonesia berhadapan dengan Papua Nugini”, demikian Gabriel Goa, Staf Khusus Bupati Pegunungan Bintang Bidang Promosi Investasi Nasional dan Internasional.

Komentar