oleh

KPK dan BPK RI Diminta Audit Investigasi Dugaan Korupsi di NTT

JAKARTA, MEDIATIMOR.COM – Aliansi Masyarakat Madani atau AMMAN FLOBAMORA dan GERAKAN REPUBLIK ANTI KORUPSI hari ini, jumat 12 november 2021 mendatangi Komisi Pemberantasan Korupsi dan badan pemeriksa Keuangan Republik Indonesia.

Kedatangan AMMAN Flobamora dan GRAK ini dalam rangka mengawal laporan mereka yang telah diberikan pada Komisi Pemberantasan Korupsi pada tanggal 18 September 2021 lalu.

Adapun 3 berkas laporan yang telah diberikan kepada Komisi KPK antara lain, Dugaan Korupsi Program Kegiatan Budidaya Ikan Kerapu di Wae Kulambu Kabupaten Ngada, Dugaan Korupsi Belanja Pengadaan Beras Jaring Pengaman Sosial Covid 19, dan Dugaan Kasus Korupsi take over kredit dari Bank Arta Graha.

Kedatangan AMMAN Flobamora dan GRAK pada aksi Jumatan kali ini adalah meminta Komisi Pemberantasan Korupsi agar dapat menangani kasus dugaan korupsi take over kredit dari Bank Arta Graha secara serius. Terkait kasus ini, ada temuan kredit PT. Budimas Pundinusa senilai Rp 130 Milyar di Bank NTT yang merupakan hasil take over credit dari Bank Artha Graha untuk membiayai usaha penggemukan ternak sapi di Oesao, serta budidaya rumput laut yang diduga Fiktif.

Kegiatan aksi ini dimulai siang tadi sekitar pukul 1:00 di Gedung BPK RI dan diterima langsung bagian Humas serta akan menindaklanjuti laporan mereka, kemudian aksi ini dilanjutkan di Komisi Pemberantasan Korupsi sekitar pukul 2:00.

Dari Jakarta, Tim Redaksi Media Timor

Komentar