oleh

Memaknai Maulid Nabi, Meneladani Sifat Rasullah Yang Anti Korupsi

MEDIA TIMOR Bertepatan dengan tanggal 12 Rabiul Awal 1443 H dimana seluruh umat Islam di dunia merayakan hari kelahiran atau Maulid Nabi Muhammad SAW. Dalam momen yang mulia ini, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengajak seluruh umat untuk senantiasa mengingat, menghayati, dan memaknai kembali sifat-sifat teladan Nabi untuk diimplemetasikan dalam konteks situasi dan tantangan masa kini.

Ajakan ini disampaikan oleh Ketua KPK Firli Bahuri dalam peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW 1443 Hijriyah di Jakarta. Firli meyakini, meski tidak dapat diperingati dan dirayakan seperti biasa karena pandemi, esensi, makna serta keutamaan lahirnya Rasulullah SAW memberikan banyak tauladan dan nilai kebajikan bukan hanya kepada muslim semata, namun juga bagi seluruh umat manusia.

Firli juga mengatakan, misi mengembalikan akhlak yang sejatinya ada pada diri setiap manusia, adalah satu dari berjuta legacy Nabi Muhammad SAW untuk seluruh umat. Akhlak yang baik harus senantiasa dijaga dalam diri seorang manusia untuk meredam ketamakan, sifat binatang yang menjadi sisi kelam terdalam dan sejatinya juga ada pada setiap manusia.

“Contoh nyata jahatnya ketamakan dapat kita lihat pada seorang koruptor, manusia yang tak mampu lagi mengontrol hasrat dan hawa nafsu duniawi yang membuat dirinya rakus layaknya seekor tikus, serakah dan tamak karena tidak pernah puas dan selalu merasa kurang dengan apa yang telah dimilikinya,” ungkap Firli.

Korupsi, terang Firli, tak hanya terjadi di zaman ini. Korupsi juga menjadi masalah di masa lalu termasuk pada masa Nabi Besar Muhammad SAW. Dalam beberapa kisah seperti Perang Khaibar disebutkan Nabi Muhammad SAW, enggan menshalatkan jenazah siapapun termasuk sahabatnya yang terbukti melakukan ‘ghulul‘ (korupsi).

Tauladan akhlakul karimah yang tercermin dari Rasulullah, sepatutnya dapat menjadikan setiap manusia sebagai pribadi sederhana yang mengedepankan nilai-nilai kejujuran dan menjaga integritas. Pemberantasan korupsi harus menjadi nawaitu dan ikhtiar bersama. Salah satunya dengan menanamkan nilai-nilai integritas sebagaimana sifat-sifat Nabi yang kita teladani: As-Siddiq (jujur) dan Amanah (dapat dipercaya).

Selamat memperingati dan merayakan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW 1443 Hijriyah, mari patrikan selalu akhlakul karimah serta tauladan dari keutamakan Maulid Nabi Muhammad SAW ke seluruh aspek kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

Sumber Resmi : kpk.go.id

Komentar