Mahasiswa Prodi Ilmu Hukum Universitas Dwipa Bali Bagi-Bagi Nasi Bungkus Untuk Warga Terdampak PPKM

DENPASAR, MEDIATIMOR.COM – Program Studi ilmu hukum Universitas Bali membagikan nasi bungkus kepada warga yang terdampak Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Denpasar, Bali, Minggu  (01/08)2021).

Pembagian bantuan nasi bungkus  kepada masyarakat terdampak PPKM ini tersebar di sejumlah titik lokasi seperti di lapangan Renon, jalur lampu merah di pertigaan depAn pasar cocro tiara grosir, dan di tempat pembuangan Sampah (TPA)Lumintang.

Nimrod Frare, sebagai mahasiswa program Studi ilmu hukum semester IIIuniversitas Bali Dwipa, mengatakan, nasi bungkusitu di bagikan sebagai kegiatan kepedulian untuk sesama dan negeri yang dilakukan oleh mahasiswa prodi hukum universitas Bali Dwipa.

“Nasi bungkus ini dibagikan kepada pekerja lepas (buruh harian), juru parkir dan pedagang kecil terdampak PPKM, serta ojek online seperti gojek, grab dan juga warga yang melintas di jalur lampu merah,”.

Dia menuturkan, nasi bungkus itu di pesan lewat ibu ibu PKK yang jadi korban PHK. Adapun tambahan dari Dosen dosen.

“hari ini (minggu 01/8/2021) kita bagikan dua ratus nasi bungkus untuk membantu masyarakat di masa pandemi,” ujarnya.

Nasi bungkus itu diberikan kepada warga yang memang betul-betul membutuhkan di masa PPKM. Dia mengatakan, bantuan nasi bungkus itu disalurkan belum merata di berbagai, namun demikian setidaknya disalurkan tepat sasaran.

“Mahasiswa program studi ilmu hukum menargetkan dua ratusan nasi untuk hari ini, itu dilakukan secara ikhlas, tulus hati, dan tepat sasaran bagi masyarakat yang betul-betul terdampak,” katanya.

Paling tidak, kami, Bali Dwipa turut hadir di tengah kesulitan rakyat dalam menghadapi cobaan berat masyarakat di masa pandemi Covid-19 saat ini.

“Bali Dwipa (Prodi Hukum) akan terus berjuang dan berupaya keras untuk membantu dan meringankan beban rakyat,” tegasnya.

Untuk pembagian nasi bungkus ini, terang Nimrot, juga akan dilakukan di beberapa tempat denpasasr bali. Sebab, sudah di sepakati bersama oleh seluruh mahasiswa Prodi hukum dan sudah di dukung oeh pihan kampus.

“Bali Dwipa (prodi hukum) bantu rakyat melalui pembagian nasi bungkus ini adalah inisiatif kesepakatan mahasiswa prodi hukum sendiri dan di dukung oleh pihak Universitas Bali Dwipa, dan semua kegiatannya dilakukan secara gotong royong. Kita tunaikan sepenuh hati bhakti untuk negeri meskipun kemampuan terbatas (nasi bungkus) ini yang bisa disalurkan,” pungkasnya. (NF/)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *