Akses Jalan dan Jembatan Terhambat, Masyarakat Tagih Janji Jokowi di Pegunungan Bintang

OKSIBIL MEDIATIMOR.COM – Pemerintah pusat, melalui kementerian PUPR diminta untuk merealisasi janji Presiden Jokowi soal jalan Trans Papua, dari Jayapura ke Oksibil, Oksibil ke Bouven Digoel sampai ke Merauke. Demikian hal itu disampaikan Bupati Pegunungan Bintang, Spey Yan Bidana bersama Wakil Bupati Piter Kalakmabin saat mengunjungi beberapa lokasi jalan dan jembatan yang akan menjadi prioritasnya pembangunan dalam kepemimpinannya lima tahun mendatang.

“Ini Jalan trans Papua yang menghubungkan Jayapura ke Oksibil, Oksibil – Bouvendigoel sampai ke Merauke. Ini juga adalah janji Jokowi dalam RPJM 2019 yang belum diterjemahkan pihak balai Jalan”, ungkap Spey Bidana menjawab wartawan dalam kunjungannya di beberapa titik lokasi jalan dan jembatan yang rencananya akan dibangun dalam waktu dekat ini.

Spey Bidana menjelaskan, justru dengan kondisi jalan dan jembatan yang tidak bisa mendukung akses pembangunan membuat rakyat mengalami banyak kesulitan termasuk tingginya harga kebutuhan hidup masyarakat, dikarenakan tidak ada alternative transportasi di Kabupaten Pegunungan Bintang kecuali hanya melalui udara.

Terpantau oleh media, jika dilihat dari keseluruhan akses jalan, Kabupaten
Pegunungan Bintang benar-benar mengalami banyak kesulitan transportasi, tidak saja kondisi jalan di luar kota Oksibil, tetapi jalan dalam kota juga begitu memprihatinkan sehingga masyarakat mengalami kesulitan salah satunya dengan tingginya harga barang dan mobilisasi kebutuhan hidup yang begitu sulit.

Spey Bidana dan Piter Kalakmabin saat melakukan kunjungan itu juga berharap agar pihak Kementerian PUPR bisa lebih serius khususnya pihak Balai untuk bersinergi bersama pemerintah Kabupaten agar target Presiden Jokowi tentang jalan di Papua bisa terealisasi cepat.

Adapun beberapa titik proyek besar yang akan menjadi focus pemerintah Kabupaten Pegunungan BIntang antara lain;

1. Pembangkit Listrik Tenaga Air yang berlokasi di kali Digoel (Oksob)

2. Jembatan Iwur (menghubungkan Pegunungan Bintang dengan Boven Digoel)

3. Jembatan Kali Biru (menghubungkan Distrik Kawor, Awimbon dan terus ke
Kabupaten Yahokimo

4. Jembatan Oksob menuju Kewirok

Menyinggung tentang PLTA yang sudah dikerjakan dan akan dilanjutkan dalam
kepemimpinan Bupati Spey dan Wakil Piter Kalakmabin, dijelaskan, dengan
beroperasinya PLTA tersebut, masyarakat Pegunungan Bintang akan menikmati listrik dengan daya yang besar, termasuk bisa menjual sebagian ke PLN.

“Kebutuhan listrik kita sangat tinggi, dan jika ini sudah beroperasi maka masyarakat tidak lagi kesulitan listrik, termasuk kita bisa bicarakan dengan PLN untuk bisa dijual sebagian”, tegas Spey Bidana. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *