Pemimpin Baru Pegunungan Bintang Diminta Ada Program 100 Hari Kerja

Jakarta, Media Timor – Direktur Institute for Research, Consultation and Information of International Investment, Gabriel Goa yang juga selaku Ketua Koalisi Masyarakat Pemberantasan Korupsi Indonesia meminta kepada Bupati Spey Yan Bidana dan Piter Kalakmabin yang baru saja terpilih agar melakukan prioritas kerja dalam 100 hari.

Berikut ini point penting yang diusulkan kepada pemimpin baru di Pegunungan Bintang.

Pertama, bekerjasama dengan KPK RI untuk melakukan sosialisasi Pencegahan Korupsi khusus untuk semua ASN di Kabupaten Pegunungan Bintang sekaligus kerjasama penegakan hukum terkait Laporan Masyarakat yang sudah melaporkan adanya dugaan kuat Tindak Pidana Korupsi APBD dan APBN di Pegunungan ke KPK RI.

Kedua, bekerjasama dengan BPK dan BPKP untuk mengaudit semua Proyek yang dibiayai APBN dan APBD apakah ada penyalahgunaan kekuasaan yang berdampak pada penyelewengan uang Negara alias dikorupsi berjamaah sehingga tidak tepat sasaran untuk kesejahteraan rakyat Pegunungan Bintang. Jika ada temuan maka segera diproses hukum oleh KPK RI.

Ketiga, menempatkan Pejabat di lingkup Pemerintahan Kabupaten Bintang berdasarkan meritokrasi atas pertimbangan integritas, kompetensi dan kapasitas seorang ASN bukan berdasarkan pendekatan KKN.

Keempat, mengangkat Staf Khusus Bupati di Bidang Promosi dan Publikasi agar bisa mempromosikan dan membangun jaringan lobi di tingkat nasional maupun internasional untuk memajukan dan mensejahterakan rakyat Pegunungan Bintang agar jadi Kabupaten Contoh di NKRI dan Internasional. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *