KPK dan POLRI Harus Kawal Kasus Pilkada Yang Masuk ke MK

JAKARTA, MEDIATIMOR.COM – Ketua Kompak Indonesia, Gabriel Goa meminta aparat penegak hukum khususnya KPK RI, ombudsman RI, legislatif dan lembaga sosial pemerhati keadilan untuk ikut mengawal proses politik pilkada yang saat ini telah masuk ke Mahkamah Konstitusi.

Gabriel Goa selaku pegiat Hukum dan HAM kepada media ini di Jakarta, (01/02) menjelaskan, berkaca pada kasus hukum yang pernah menyeret hakim Mahkama Kostitusi itu, membuat pemerintah harus gerah dan lebih hati-hati khususnya proses politik yang digiring dengan kekuatan politik ke ranah hukum.

Ketua Kompak Indonesia, Gabriel Goa

Ia mencontohkan, ada beberapa daerah misalnya pilkada pegunungan bintang yang menurut pantauannya ternyata telah diproses di MK. Padahal, dari fakta politik di pegunungan bintang menunjukkan mestinya mahkamah konstitusi tidak lagi memproses permohonan paslon yang menggugat hasil pilkada, karena KPU telah menetapkan hasil perolehan suara yang dimenangkan pasangan Septe dengan total suara  73.876 sementara pasangan calon 02 Costan Oktemka hanya memperoleh 30.343 suara saja.

“Persoalan Pilkada Pegunungan bintang yang digugat itu lebih kepada kewenangan Bawaslu RI saja, dan sebetulnya kalau kita ikuti dari awal, Costan Otemka juga punya persoalan hukum yang sudah di proses di KPK dan mestinya dari awal juga KPU tidak bisa menerima yang bersangkutan ikut dalam pilkada”. Kalau soal suara hasil pilkada, selisihnya antara langit dan bumi, dan kita tidak ingin ribuan rakyat di Pegunungan Bintang dikorbankan dengan pengaruh-pengaruh yang masuk ke Mahkama Konstitusi.

Ia juga mengingatkan MK agar bisa menertibkan juga oknum-oknum sebagai makelar hukum yang berseliweran di MK yang sesungguhnya bisa ikut mempengaruhi keputusan MK.

Ia mendesak Polri dan lembaga hukum lainnya untuk ikut memonitoring setiap proses gugatan Pilkada yang masuk di mahkamah konstitusi agar keputusan hakim benar-benar adil untuk kepentingan bangsa dan negara. (fren)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *