Pilkada Pegunungan Bintang, Bukti Kedaulatan Rakyat

JAKARTA, MEDIATIMOR.COM – Tidak semua calon pemimpin yang mampu menerobos perolehan suara manyoritas dalam sebuah kontestasi politik. Yang terjadi biasanya perselisihan suara itu berada di angka menipis atau relatif kecil, tetapi tidak untuk fakta politik di Pegunungan bintang pada tahun 2020 ini yang membawa paradigma baru tentang kedaulatan rakyat muncul dengan begitu kuat.

Spey Yan Bidana dan Piter Kalakmabin berhasil memenangkan pilkada di daerah itu dengan memperoleh suara mayoritas di angka berdasarkan rilis KPU pasangan ini memperoleh 73 ribu lebih dibanding dengan calon petahana Costan Otemka dan wakilnya yang hanya memperoleh suara 30 ribu lebih saja.

Spey Yan Bidaya dan Piter Kalakmabin kepada mediatimor pada awal Januari 2021 menjelaskan, semua ini karena bukti ada kerinduan besar perubahan di daerah itu, sekaligus juga menunjukan bahwa kedaulatan rakyat nyata di daerah itu.

Dalam catatan mediatimor, kedua putera Pegunungan bintang ini beranikan diri maju sebagai calon pemimpin di daerah itu hanya dengan bermodalkan kepercayaan rakyat dengan katong finansial yang tidak besar. Keduanya memiliki rekam jejak dan konsisten terhadap perubahan dengan ide ide besar mereka sehingga rakyat menunjukan hasilnya dalam pilkada tahun 2020. Suara mereka merata di seluruh pegunungan Bintang.

Pengakuan Spey Yan Bidana sekalu Bupati terpilh, bahwasanya dalam pertarungan itu banyak diantara para investor dengan melihat ada kemungkinan pasangan ini memang, mereka mencoba untuk merapatkan barisan dengan membawa tawaran-tawan yang mengiurkan, namun kata Spey Bidana, ia terpilih dari kekuarangannya dan biarkan dengan kekuarangan itu ia bersama rakyat untuk membangun.

Satu pernyataan yang begitu menantang bupati terpilih ini. Namun begitu, menurut Spey, Tuhan telah menyiapkan sumber daya alam Pegunungan bintang untuk kesejahteraan rakyat disana. Meski ia terpilih dengan kemampuan finansial yang terbatas, ia merasa optimis dengan keterbatasan itu bersama rakyat Pegunungan Bintang akan lebih baik.

Editor/Penulis: Fren Lutrun

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *