Soal Peningkatan Ruas Jalan, Hengky Lohonauman Tolak Dinas PUPR

HALMAHERA, MEDIATIMOR.COM – Proyek peningkatan jalan ruas Saketa-Dehepodo, Kecamatan Gane Barat Utara, Kabupaten Halmahera Selatan ditolak Hengky Lohonauman alias Faris Tan.

Faris selaku pemegang hak atas tanah tersebut tidak menerima perlakuan Dinas Pekerjaan Umum Penataan dan Ruang (PUPR) Provinsi yang terkesan tidak koperatif. Faris menghendaki agar PUPR bisa menginstruksikan PT. Hijrah Nusatama untuk tidak menyerobot masuk kedalam tanah nya.

Selama pihak PU tidak bersedia memberikan kejelasan tentang ganti rugi. Salah satu bentuk Penolakan itu ditunjukkan dengan pemasangan spanduk diatas lahan yang dimilikinya

Akan tetapi, spanduk yang bertuliskan larangan menguasai itu, beberapa hari kemudian diketahui jatuh tergeletak di tanah. Bukan hanya spanduk dirusaki, bahkan, tanaman pisang turut juga disasar oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab.

Saya kaget, kenapa tiba-tiba tanaman dirusak juga, padahal ini adalah tanah saya sendiri, apalagi tanah ini memiliki kekuatan hukum,” ujar Hengky

Kendati bernasib demikian, pihak keluarga maupun Faris Tan terus berupaya, salah satu cara dia ditempuh melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Gane Barat, Akan tetapi, Sejauh ini terkesan pihak Polsek tidak serius menangani pengaduan tersebut.

“Saya menganggap, Polsek Gane Barat Utara tidak serius dalam menangani pengaduan terlapor, Kinerja Polsek tidak promoter.”Ucap dia.

Sementara itu, Dia juga meminta Polda Malut agar bisa bisa mengevaluasi kinerja Polsek Gane Barat Utara. Bila perlu diperiksa oleh propam, guna mengetahui hambatan yang dialami dalam penanganan pengaduan tersebut

Soalnya, kata Faris, dengan lamanya polisi menangani pengaduanya, hal itu menganggu kenyamanan dirinya, lebih lagi, takutnya peristiwa ini kembali terulang pada orang lain.”Ucapnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *