DPRD Jabar Konsisten Kawal Program Penanganan Stunting di Tengah Hantaman Pandemi Covid-19

Mediatimor.com, BANDUNG – Meski belum juga mereda akibat pandemu Covid-19, Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Jabar) bersama pemerintah daerah kabupaten/kota didorong untuk tetap melaksanakan program penanganan stunting, atau anak tumbuh pendek.

Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Siti Muntamah, mengatakan hal tersebut tidak dapat lepas dari peran posyandu, termasuk para pendamping kader posyandu. Pemerintah harus mempertimbangkan peran mereka mengatasi stunting dan masalah kesehatan lainnya di tengah pandemi Covid-19.

“Yang harus kita kuatkan adalah Posyandu yang belum dibuka. Di sisi lain kita punya angka stunting yang tinggi, sehingga mereka dari dulu ingin ketemu dengan saya membicarakan ini,” katanya saat menyerap aspirasi dari puluhan pendamping kader posyandu di Kota Bandung, Senin (9/11/2020).

Dalam kegiatan reses yang diselenggarakan pada 5-16 November 2020 tersebut, anggota dewan yang akrab disapa Ummi ini mengatakan pihaknya menampung aspirasi dari para pendamping kader posyandu yang tengah kebingungan tersebut.

Pihaknya akan berkoordinasi dengan Pemprov Jabar dan Komisi I DPRD Jabar mengenai hal operasional posyandu di tengah pandemi ini.

“Barangkali perlu duduk bersama untuk menanggapi persoalan-persoalan yang ada juga, karena mereka sudah mengabdi di Posyandu itu lebih dari 5 tahun sampai 10 tahun,” ujarnya.

Pemerintah provinsi dan kota atau kabupaten sendiri, katanya, dituntut untuk tetap melaksanakan program-program pro anak dengan membuat berbagai penyesuaian di tengah pandemi ini.

“DPRD mengawasi dan mengusulkan untuk penguatan posyandu. Sampai sejauh ini, pemerintah provinsi belum terlihat ada program khusus untuk stunting, saat di Kota Bandung sudah ada Bandung Tanginas, yaitu Bandung Tanggap Stunting, dan ada 10 program yang saya sudah presentasikan di Kemenkes juga, dan mendapatkan apresiasi dari Helen Keller International,” pungkasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *