Plang Pembangunan Mesjid Dirobohkan, Diganti Milik Robert Rouw

JAKARTA, MEDIATIMOR.COM – Lembaga Hukum dan Ham Padma Indonesia bersama Ahli Waris Pangeran Achmad Bolonson, putra Pahlawan Nasional Sultan Baddarudin II menangis melihat plang Pembangunan mesjid Ja’mi Pangeran Achmad Bolonson dirusak dan dirobohkan diganti dengan Plang baru Roberth Rouw disaksikan oleh pihak Polresta Metro Depok bersenjata lengkap.

Direktur Lembaga Hukum dan Ham PADMA Indonesia, Gabriel Goa, dan Raden Daden Ramdani kepada media ini minggu (11/10), mewakili Ahli Waris Pangeran Achmad Bolonson Putra Pahlawan Nasional Sultan Baddarudin II menyayangkan mengapa begitu kejam pihak kepolisian membiarkan hal itu terjadi, sementara ahli waris Pangeran Ahmad Bolonson telah menghibahkan tanah untuk membangun mesjid di daerah itu tetapi jua dirobohkan diganti Robert Rouw.

Ibu Ani Kuswoyo juga Injak-injak Plang Pangeran Achmad Bolonson

Data yang disampaikan Padma Indonesia, Robert Rouw adalah anggota DPR RI dengan Nomor Anggota 405 daerah pemilihan Papua.

Gabriel menjelaskan, Ikut dirusak plang-plang Ahli Waris dan rumah-rumah yang dihuni kuasa dari Ahli Waris.

“Ibu Ani Kuswoyo juga Injak-injak Plang Pangeran Achmad Bolonson”, tegasnya.

Ibu Ani Kuswoyo merobohkan Plang Pangeran Achmad Bolonson. (foto-ist)
Foto Keadaan Plang Pembangunan Mesjid Sewaktu keadaan membaik.

“Sangat miris Aparat Polres Depok bukan mengayomi Ahli Waris tapi justru mendukung para pihak yang telah dengan arogan menginjak-injak harkat dan martabat Ahli Waris”, jelasnya.

Ia menjelaskan, pihak ahli Waris yang didampingi Lembaga Hukum dan Ham Padma Indonesia sudah mengadu hal ini ke Komnas Ham, Ombudsman RI, Kemendagri dan Istana Negara serta ke  Polres Metro Depok dan Polda Metrojaya tapi fakta membuktikan penghargaan terhadap HAM dan mengedepankan pendekatan Kasih Pantang Kekerasan diabaikan oleh para pihak dengan arogan dengan membawa aparat kepolisian bersenjata lengkap dari Polres Metro Depok.

“Cucu cicit Pahlawan Nasional saja diinjak-injak harkat dan martabatnya apalagi rakyat kecil voice of the voiceless menangis dan tetap menyuarakan Kebenaran dan menegakkan Keadilan”

“Kami menyatakan, pertama mendesak Komnas Ham, Kompolnas dan Ombudsman RI untuk memanggil dan memeriksa Kapolres Metro Depok atas kehadiran pasukan bersenjata lengkap dari Polres Metro Depok tanpa memperlihatkan Surat Perintah kepada pihak Pendamping Hukum PADMA INDONESIA bahkan Pendamping Hukum bahkan secara paksa membawa Pendamping Hukum dan Tim Advokasi Lembaga Hukum dan Ham PADMA INDONESIA ke Polres Metro Depok.

Tulisan Plang Baru Dengan Nama Pemilik RObert Rouw

Kedua, mendesak Komisi III DPR RI untuk memanggil dan meminta Keterangan Resmi Kapolres Metro Depok atas kehadiran pasukan bersenjata lengkap dari Polres Metro Depok ke lokasi lahan milik Ahli Waris Pangeran Achmad Bolonson dan menyaksikan perusakan plang Mesjid Ja”mi Pangeran Achmad Bolonson

Ketiga, mengajak Solidaritas Masyarakat untuk ikut berjuang bersama Ahli Waris Pangeran Achmad Bolonson putra Pahlawan Nasional mempertahankan Hak-Hak Ekosob Ahli Waris dan berdirinya Mesjid. Ja”mi Pangeran Achmad Bolonson. (fren)

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: