Kompak Indonesia Minta Rakyat Dukung Calon Tidak Bermasalah Hukum

JAKARTA – Ketua Koalisi  Masyarakat Pemberantasan Korupsi (Kompak Indonesia), Gabriel Goa meminta rakyat untuk mendukung calom pemimpin daerah yang bersih alias tidak bermasalah hukum di pilkada 2020 nanti. Jika kemudian ada calon pemimpin yang bermasalah hukum, ia menyarankan agar rakyat menolak dan ikut memproses masalah hukumnya hingga tuntas.

Menurut Gabriel, dalam percakapan WhatAp pada senin, (18/08), menjelaskan, Komitmen dan tekad Parpol yang Kadernya berpeluang maju menjadi Presiden dan Wakil Presiden  dalam Pilpres dan Pileg serentak 2024 seperti Golkar, Gerindra, Nasdem, PDIP, PKB dan Demokrat  tidak mengusung  Cabup dan Cawabup  yang bermasalah hukum terutama Korupsi atau yang pernah menjadi Narapidana Korupsi.

“Apabila ada diantaranya mengusung Cabup dan Cawabup dalam Pemilukada 2020 yang terlibat korupsi dan narapidana korupsi maka  masyarakat terutama  Penggiat Anti Korupsi, KPK RI beserta Aparat  Penegak Hukum dan Pers wajib menolak dan mendukung proses hukum Tindak Pidana Korupsi termasuk kampanye masif dan sistemik untuk tidak memilih Capres dan Cawapres sekaligus Ketua Parpol yang mengusung Cabup dan Cawabup bermasalah korupsi dan Narapidana.

Menurutnya, Kompak Indonesia terpanggil untuk menyelamatkan Indonesia dario praktek-praktek kotor seperti itu. Ia mencontohkan khusus Papua dari kejahatan luarbiasa yakni Korupsi.

“Kami dari Kompak Indonesia pertama, mendesak Parpol untuk tidak mengusung Cabup dan Cawabup yang terlibat korupsi dan Narapidana Korupsi. Kedua; mendesak KPK RI, Kejaksaan dan Polri untuk serius dalam penegakan hukum Tindak Pidana Korupsi bukan mempetieskan atau mengesbatukan kasus-kasus Korupsi di Papua yang telah merampok hak-hak EKOSOB Orang Aseli Papua”, demikian Gabriel Goa. (fren)

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: