oleh

Presiden dan Dewas LPP RRI Diminta Hargai Putusan PTUN

JAKARTA, MEDIATIMOR.COM – Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo dan Dewan Pengawas LPP RRI, diminta untuk menghargai dan melaksanakan hasil putusan PTUN yang dimenangkan Godlief Ricard Poyk, Mantan Direktur Pelayanan dan Pengembangan Usaha LPP RRI dalam gugatannya terhadap Dewas LPP RRI.

Kuasa Hukum Godlief Ricard Poyk, Maxi D.J.A Hayer kepada media ini, senin (11/08) menjelaskan, isi surat yang disampaikan ke Presiden Joko Widodo itu terkait hasil putusan gugatan di PTUN yang dimenangkan kliennya, sekaligus meminta untuk memulihkan kembali yang bersangkutan pada jabatannya.

Ia menjelaskan, dalam surat yang ditujukan kepada Presiden itu tembusan ke Menteri Komunikasi dan Informasi (Kominfo), Komisi I DPR RI, dan lainnya itu, menghimbau agar pihak Dewas LPP RRI  menghormati hasil putusan PTUN Jakarta No. 60/G/2020/PTUN.JKT, tanggal 30 Juli 2020.

“Selain meminta untuk menghargai putusan, tetapi juga mencabut LPP RRI, Nomor: 001 Tahun 2019, tentang pemberhentian saudara Godlief Richard Poyk dari jabatan Direktur Layanan dan Pengembangan Usaha LPP RRI periode 2016-2021, tertanggal 31 Oktober 2019”, jelas Maxi dalam isi surat itu.

Dijelaskan, selain surat pemberhentian, Surat Keputusan Dewan Pengawas LPP RRI, Nomor: 010 Tahun 2019, tentang Pengangkatan Direktur Layanan dan Pengembangan Usaha LPP RRI, Pengganti Antar Waktu Masa Jabatan 2019 – 2021, tertanggal 4 Desember 2019 dengan Pejabat yang diangkat, Anhar Achmad itu dibatalkan. (fren)

Komentar