oleh

Kehadiran Polres di Dogiyai, Kembali Kepada Masyarakat

PAPUA, MEDIATIMOR.COM – PRO kontra kehadiran Polres di Dogiyai mendapat atensi serius dari DPD KNPI wilayah itu. KNPI menilai kehadiran Polres tersebut baiknya dikembalikan kepada masyarakat, apakah masyarakat membutuhkan ataukah tidak.

“Kunjungan Tim Mabes Polri terkait uji kelayakan dan pengecekan lokasi pembangunan pemekaran Polres dikabupaten Dogiyai yang dilakukan pada Rabu 11 maret 2020 menuai Pro dan Kontra di publik. Sebab itu, kami meminta Mabes Polri seharusnya membuka forum grop diskusi yang melibatkan semua pihak dengan tujuan menjelaskan ke publik  terkait kehadiran Polres di Dogiyai dan pendapat semua pihak juga bisa tersampaikan langsung kepada Tim Mabes Polri untuk menjadi bahan pertimbangan dan aspirasi apakah Masyarakat Kabupaten Dogiyai membutuhkan Polres atau Tidak”, demikian ungkap Bernardo Boma Ketua DPD KNPI Kab Dogiyai.

Dalam press release disampaikan, Mabes Polri bila kunjungan ke Daerah apalagi kepentingannya untuk pelayanan publik jangan hanya ketemu Pemerintah Daerah dan DPR selesai pulang tanpa harus bertemu, berbicara dengan masyarakat. Hal ini sudah menjadi penyakit Pemerintah Pusat selama ini hanya mendengar aspirasi Gubernur, Bupati dan DPR tanpa melibat masyarakat Papua.

Kehadiran Polres di Dogiyai sesuai tugas Polri adalah melayani, melindungi dan mengayomi masyarakat tetapi dalam prosesnya tidak melibat masyarakat dan bila masyarakat tidak membutuhkan Polres untuk apa harus hadirkan Polres di Dogiyai? Selama ini dikabupaten Dogiyai tidak ada kegiatan masyarakat yang menganggu aktivitas Pemerintahan, Ketertiban Umum dan Keamanan.

“Menolak dan menerima kehadiran Polres kembali kepada Masyarakat Dogiyai pada Prinsipnya kami akan ikuti sesuai sikap masyarakat”. (fren)

Komentar