Sidang Sengketa tanah Harjamukti, Paulus Kune Temukan Kejanggalan Sertifikat

Jakarta, MEDIATIMOR.COM – Sidang perkara terkait dugaan penyerobotan tanah di kelurahan Harjamukti kembali digelar Senin, (4/11/2019) di Pengadilan Negeri Kota Depok.

Kaspono selaku terlapor menyampaikan bahwa ia merasa lebih lega lantaran sidang pembuktian hari ini menunjukkan bahwa sertifikat yang dimiliki oleh pelapor berbeda dengan sertifikat yang dimiliki oleh saksi dari BPN.

Paulus Kune selaku kuasa hukum terlapor mempertanyakan perbedaan kepada saksi dari BPN.

Majelis hakim meminta saksi dari BPN untuk menunjukkan sertifikat tersebut kemudian disesuaikan dengan sertifikat yang diserahkan oleh pelapor.

“Apakah anda mengetahui perbedaan ini?” tanya hakim.

“Tidak tahu”, jawab saksi dari pelapor.

Saksi yang mewakili BPN tersebut juga tidak membawa warkah tanah yang diperkarakan dengan alasan bahwa warkah tanah tersebut belum ditemukan.

Paulus Kune optimis bahwa sertifikat yang di klaim oleh pelapor (Sdr.Aris) bukanlah sertifikat yang sebenarnya.

“Kita melihat beberapa kejanggalan diantaranya pada berkas yang diserahkan kepada majelis, nama kepala kantor pertanahan Bogor diketik dan dibubuhi renvoi.

Sedangkan pada berkas yang dipegang oleh saksi BPN ditulis dengan tangan tanpa ada renvoi. Maka perlu dipertanyakan keaslian sertifikat yang di klaim oleh saudara Aris,” paparnya. (Nia).

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: