oleh

Imam Taufiq Tegaskan Prof. Yusril Layak Duduki Posisi Menteri Hukum & HAM

Jakarta, MEDIATIMOR.com – Teka-teki  kabinet Menteri Jokowi-Ma’ruf sedikit demi sedikit sudah mulai terjawab. Setidaknya sejumlah nama sudah mulai dipanggil oleh Presiden Joko Widodo merapat ke Istana.

Berdasarkan nama-nama yang dipanggil, terdapat beberapa figur yang tak asing lagi di mata publik. Sebut saja Erich Tohir, Mahfud MD, Sri Mulyani dan lainnya.

Kendati demikian, menurut Ketua Bidang Hukum dan HAM PB HMI Muh. Imam Taufiq, untuk posisi Menteri Kementerian Hukum dan HAM harus diisi oleh sosok yang kompatibel.

Hal itu dikarenakan, Kementerian Hukum dan HAM merupakan mitra atau sharing partner yang dapat bersinergi di dalam menciptakan role model terhadap perkembangan Hukum dan HAM di Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Untuk itu, kata dia, figur yang layak menempati posisi tersebut adalah adalah Prof. Yusril Ihza Mahendra. Menurutnya Prof. Yusril merupakan satu-satunya kandidat menteri Hukum dan HAM yang paling ideal.

Dia melanjutkan, Prof. Yusril yang merupakan praktisi dan akademisi  dibidang hukum tentu saja kemampuannya sudah tidak diragukan lagi. Prof. Yusril juga merupakan salah seorang Intelektual yang dimiliki Indonesia.

Apalagi, beliau pernah menjabat Menteri Kehakiman dan Hak Asasi Manusia dan Menteri Sekretaris Negara Indonesia. Ia juga aktif dalam berbagai kegiatan di tingkat internasional, seperti di sidang AALCO, Konferensi Internasional tentang Tsunami, Konferensi Tingkat Tinggi Asia Afrika, serta berbagai kegiatan lainnya.

“Yusril juga pernah dipercaya sebagai President Asian-African Legal Consultative Organization yang bermarkas di New Delhi, India. Sederetan pengalaman dan prestasi baik dalam tingkat nasional dan Internasional pernah diraihnya, yang diyakini Imam mampu memecahkan problematika Hukum dan HAM di negara Ini,” ungkap dia.

“Selain itu, beliau merupakan cerdikiawan yang tidak hanya paiawai dalam berdialektika tetapi juga dalam tindakan nyata. Jadi menurut Imam, kabinet Presiden Jokowi Jilid II diyakini Imam akan menjadi kabinet Kerja yang sempurna jika posisi Menteri Hukum dan HAM di amanahkan kepada Prof. Yusril,” cetusnya.

 

Editor: Timred

Komentar